Cerita Sex Cinta Sejati – Part 10

Cerita Sex Cinta Sejati – Part 10by on.Cerita Sex Cinta Sejati – Part 10Cinta Sejati – Part 10 Cinta Sejati Bagian 7 Ria and Her Miracle Touch (1) Lamunanku pada kejadian antara aku dan papanya Pipit mengembalikan aku kepada kesadaranku. Aku masih disini, dikamar kostku pada hari Sabtu, 2 November 2013. Hanya saja sekarang sudah jam 11 siang. Ah, sudah lebih 3 jam aku melamun SMS undangan Pipit. […]

multixnxx- Kosaka Kosaka Asian plays with tongue ar-3 multixnxx- Kosaka Kosaka Asian plays with tongue ar-4Cinta Sejati – Part 10

Cinta Sejati
Bagian 7
Ria and Her Miracle Touch (1)

Lamunanku pada kejadian antara aku dan papanya Pipit mengembalikan aku kepada kesadaranku. Aku masih disini, dikamar kostku pada hari Sabtu, 2 November 2013. Hanya saja sekarang sudah jam 11 siang. Ah, sudah lebih 3 jam aku melamun

SMS undangan Pipit.
Pernikahannya bulan depan di Palembang.
Aku akan bertemu Pipit yang akan jadi mempelai orang lain.
Aku akan bertemu kembali dengan papanya yang sudah menghina aku dan keluargaku.

Sial!
Saat teringat pada orang tua itu, dendamku memuncak, ingin rasanya meninju mukanya saat pesta nanti.
Tapi, bagaimana nanti perasaan Pipit?
Duh, Pipitku sayang Seandainya kamu tau betapa rasa cinta ini selalu bersedia untuk dilukai asal kamu merasa bahagia

Papanya seharusnya dan mungkin saja memang harus memperhitungkan aku yang sekarang. Raka Murdiantoro yang sekarang bukanlah Raka Murdiantoro yang dulu. Raka Murdiantoro yang sekarang bukanlah Raka Murdiantoro anak ibu kantin dan mekanik vespa lagi. Ayah dan Ibuku sudah aku minta pensiun dari usahanya masing-masing dan sekarang sudah pindah ke pinggiran kota setelah aku buatkan sebuah rumah baru diatas lahan seluas 2 hektar. Kini mereka menikmati hari tuanya dengan bertani sekedar mencari kesibukan, sambil membantu adikku yang aku modali membuka sebuah toko fotokopi dan alat tulis.
Raka Murdiantoro kini adalah seorang pegawai negeri yang kebetulan memiliki jabatan di sebuah instansi basah dan melaksanakan beberapa proyek bernilai milyaran.
Walau aku kost di kota kabupaten ini, tapi aku sukses merayu pemilik kost menjebol sebuah kamar untuk aku jadikan garasi bagi mobilku.
Maaf, bukannya sombong. Mobilku harganya 2 kali lipat lebih mahal dari mobil papanya pipit jika kini kijang hijau tua itu disebut sebagai innova.
Raka Murdiantoro kini, bukan Raka Murdiantoro yang dulu.
Bapak T. Agus Ilham harus memperhitungkan Raka Murdiantoro yang sekarang.

Teringat pada pak Agus membuatku lapar. Ya ampun, pantes aja udah siang begini
Mau makan di luar, males banget lagi bad mood begini.

Ah, minta tolong Ria aja deh.. Minta tolong dia beliin nasi bungkus sekalian dianterin kemari.

Aku meraih hape dan mengirim bbm ke Ria.

Ria dimana? Beliin makan siang dong, trus kita makan dikost-an aku yuk.

Gak sampai semenit, balasannya Ria sampai

Oke ciin..
Tunggu bentar yaa
Truz mau makan Ria juga gak..? hehe

Aku tersenyum Anak ini kalo sms berbau porno memang maunya banget. Padahal kesehariannya dia berbusana tertutup lho alim banget deh kelihatannya. Nanti aku akan ceritakan siapa Ria dan bagaimana bisa jadi TTM aku.
Aku bales smsnya dulu ya

Mau donk.. hehe
Makanya cepet kesini say..

Lima menit kemudian, balesan dari Ria pun sampai.

OTW nih say..

Hehe.. aku mandi dulu ya

-oOo-
Mataku terpejam. Helaan nafas aku buat setenang mungkin agar kendali tetap terjaga.
Bagaimana pun juga, aku tak ingin sampai ejakulasi dimulutnya, walau harus aku akui blowjob yang diberikan Ria adalah yang terbaik.
Hisapannya kencang bagaikan vacuum cleaner. Sapuan lidahnya tak pernah berhenti mengiringi gerakan kepalanya yang naik turun

Clop clop clop ghlokhghlokh
suara erotis dari basahnya bibir dan mulut Ria yang tak henti memberikan kenikmatan pada penisku, terkadang diselingi deepthroath mendadak yang melambungkan aku ke awang-awang. Aku sangat tahu service yang berikan Ria adalah yang terbaik karena Ria mencintaiku dan Ria selalu berusaha menyenangkan aku karena rasa cintanya padaku.

Semantara aku, sudah jujur padanya tak ada yang bisa aku janjikan, hanya perhatian karena aku juga sayang padanya.
Hanya rasa sayang.
Maaf Ria, hanya itu yang bisa aku berikan, karena aku tak mau sampai terjerat rasa cinta pada istri orang.

Yup.
Ria Nurdiana.
Stafku ini statusnya adalah istri orang.
Dirinya seakan diciptakan memang untuk jadi penghisap penis sejati bagiku.
Ria adalah stafku sekaligus temanku di kantor, wajahnya cantik, bodynya pun seksi. Jika kalian ingat wajah Iis Dahlia dan body seksi mirip Aura Kasih, begitulah Ria. Dengan tinggi 168 cm dan berat badan 50 kg, ditunjang pantat bulat menantang, serta gumpalan kenikmatan di dadanya disangga cup 34C. Usianya terpaut 2 tahun lebih muda dariku tapi tahun lalu dia sudah menikah. Hubungan gelap kami sudah berlangsung selama tujuh bulan, dimulai saat usia pernikahannya memasuki bulan kelima.

Klise. Alasannya karena suaminya workoholic dan berusia 35 tahun, dan kelebihan berat badan.
Kebutuhan Ria yang muda belia dan penuh gelora tak pernah tuntas tersalurkan oleh suaminya.
Suaminya sibuk dengan pekerjaan mengejar tender kesana kemari meninggalkan istrinya tanpa terpikir akan terpenuhi kebutuhan bathin sang istri.
Sialnya, atau untungnya, ada aku. Dan kemarin Ria cerita suaminya ke Jakarta sampai 10 hari ke depan. Sempurna.

Yang awalnya iseng menggodanya, ternyata sukses membakar cinta dan birahi Ria.

Aku masih ingat, saat iseng mengganggunya yang sedang mengetik di laptopnya. Posisi tangan Ria yang serius mengetik membuat sepasang payudara indah bulat besar kencang yang terbalut seragam dinasnya terekspose sempurna di mataku yang saat itu duduk di sampingnya.
Aku meraba payudara itu, dengan sangat hati-hati karena takut ketahuan Ria.
Niatku hanya ingin menempelkan jariku di payudaranya. Rupanya Ria sangat konsentrasi sehingga tidak menyadari jariku menempel di payudaranya.

Tapi makin lama, aku makin tak tahan. Jariku mulai bergerak mengusap Dan disinilah kesalahan fatalku. Jariku menyentuh putingnya, walau sudah aku usahakan agar rabaanku tak terasa, tapi ternyata puting payudara adalah titik super sensitifnya Ria.

Matanya melotot menatapku. Aku menciut cengar cengir ketakutan, malu berat karena tertangkap basah grepe-grepe toket bini orang.

Bang..!! Gila lo ya bentak Ria tertahan karena takut di dengar orang lain di kantor.
Sorry, Ria.. abis abang gak tahan liatnya Mantep banget kataku pelan sambil cengar cengir.

Lama matanya menatapku. Aku sampai salah tingkah.
Raba lagi, bang bisik Ria. Tapi hati-hati jangan sampe kelihatan orang ya

Aku kaget setengah mati dan hampir mengira kalo Ria sedang mempermainkan aku.

di tempat tadi, bang Itu kena putingnya desah Ria pelan sambil mengerjapkan mata gelii banget bang

Yang bener,ah kataku ragu. emang boleh abang pegang lagi?

Ria dengan gak sabar menarik tanganku, sambil menoleh ke sekitar takut ada yang melihat kelakuan kami. Pelan-pelan dia meletakkan tangan kananku di payudara kirinya, lalu kemudian kembali pura-pura sibuk dengan laptopnya.

Walau posisi kami agak terlindung, tapi perbuatan asusila di kantor tak ayal membuatku sangat bedebar dan ekstra hati-hati. Aku mengusap halus bagian payudaranya yang aku perkirakan adalah putingnya dengan sangat halus, bahkan seperti setengah melayang namun sukses membuat Ria menunduk dan mendesah halus.

Sshhh. Tekan dikit, bang agak diremas dong bisik Ria menahan desahannya.

Permintaannya aku turuti dengan gerakan seperti menggaruk, menekan dengan sedikit remasan di ujung jariku.
Mata Ria terpejam. Kepalanya menunduk dan mulutnya sedikit terbuka.
Ooohhh Ssshhh. desahnya.

Intensitas rabaanku semakin tinggi. Kaki Ria tampak gemetar seperti menahan sesuatu, dan desahannya semakin sering dan semakin keras. Wah, bisa bahaya kalo diterusin disini. Aku menghentikan rabaanku dan butuh waktu sekian detik sampai Ria mengangkat wajahnya menatapku dengan pancaran birahi yang jelas sekali.

Kita keluar aja yuk Pake mobil gue kataku padanya.
Ria segera nyambung maksudku. Dengan segera dia membereskan berkas-berkasnya, mematikan laptop dan menyimpannya di laci mejanya.

Abang duluan ya, abang tunggu di mobil.. kataku sambil melangkah pergi, Ria mengangguk tanda mengerti.
Dan kejadian di mobil bisa di tebak. Aku mengarahkan mobil menuju ke arah kostku dan sepanjang perjalanan Ria tak berhenti mendesah karena ciuman kami dan remasan tanganku di payudaranya yang menyembul dari 3 kancing seragamnya yang terbuka.

Kamar kostku menjadi saksi bisu bahwa siang itu aku meniduri istri orang, menyetubuhi rekan kerja sekantorku, dan 3 kali orgasme yang diperoleh Ria sampai sore saat kami harus kembali ke kantor untuk absen pulang.

Sejak itu, hubungan teman tapi mesra antara aku dan Ria berlanjut semakin panas. Kami saling menjaga dengan tidak mengumbar kemesraan di kantor, tapi tidak saat di kamar kost atau di kamar hotel yang kami sewa. Semua begitu indah dan panas.

Perhatianku semakin tercurah pada Ria, dan berakibat fatal.
Ria jatuh cinta padaku. Namun kami sama sama menyadari keadaan kami yang tak mungkin membuat hubungan ini sampai diketahui orang. Teman tapi mesra. TTM kata orang-orang, akhirnya menjadi kata sepakat antara aku dan Ria.

Dan kini, di saat aku galau karena sms undangan pernikahan Pipit, Ria hadir untuk mengobati luka hatiku dan mengalihkan pikiranku yang sedang kacau. Ria tahu cerita antara aku dan Pipit, karena selama ini seluruh upayaku pada Pipit aku ceritakan padanya. Dan tadi aku sudah cerita bahwa Pipit akan menikah dan Ria tahu aku sedang galau berat.

Permainan mulutnya yang luar biasa pada penisku adalah awal dari janji Ria setelah mendengar ceritaku tadi.
Lo jangan galau, bang Gue akan buat lo lupa kalo mantan lo mau nikah ama orang kata Ria sambil menurunkan celana pendekku dan menggenggam penisku yang mulai mengeras.
Lupain dia, bang kata Ria sambil menjilat kepala penisku. Aku merinding geli dan nikmat.
Sebelum kepala penisku masuk dalam kuluman mulutnya, TTM ku yang pengertian banget ini masih sempet bilang : Lo juga harus mulai move on ya, bang

Ssllllrrrppp Clop clop clop
Bibir basah, lidah yang pandai menari dan hisapan ala vacuum cleaner sukses membuatku mendesah nikmat.
Ssshhhh.. Nikmat banget, Ria terussshhh.. Aaahhhh. Aaaaahhhhhh.. Sssshhhhh. Desahku mendadak saat Ria mulai mengoral ku.

Persetan dengan Pipit!!!!

Tanganku mengelus kepala Ria yang masih dibalut oleh kerudungnya. Terkadang aku menahan kepalanya saat penisku habis di deepthroath oleh Ria. Desahan kami saling bersahutan, untung saja ini termasuk kost yang bebas dan kebetulan pula diakhir pekan penghuni kost lain sedang pergi semua.

Ria mendorongku sampai aku terduduk di tempat tidurku, dan sambil berjongkok kembali mengoral penisku. Saking tak kuat menahan nikmat, aku sampai rubuh di atas kasurku dengan kaki masih di lantai, mengangkang karena Ria sedang berlutut di selangkanganku.

Clop clop clop ghlokhghlokh
Nada-nada birahi dari mulut Ria yang berkolaborasi dengan penisku semakin membahana.

Ssshhhh.. Aaahhhh desahku mengiringi gerakan kepala Ria seirama.

Tanpa aku sadari Ria telah melepas celana panjang yang di kenakannya, lengkap dengan celana dalamnya. Tanpa melepas penisku dari mulutnya, Ria naik ke atas tempat tidur, berputar menyerahkan bagian bawah tubuhnya yang telah telanjang ke atas kepalaku.
Ria minta posisi 69

Segera aku mendekap pantat bulat mulus dan pinggul seksi milik Ria, menariknya agar vagina indah tanpa bulu itu mendekat ke mulutku. Dengan sebuah sapuan lidah yang aku tekan habis, lidahku langsung membelai kejam mulai dari klitoris hingga mendekati anusnya, diikuti sebuah kecupan penuh tenaga di liang vaginanya. Ria terpekik lirih, mendesah mirip melenguh karena mulutnya penuh tersumpal penisku. Dengan intens aku menjilati, menghisap, dan membenamkan lidah, mulut dan hidungku di vagina Ria yang semakin basah. Kadang aku gelengkan kepalaku, sambil menggeram aku tekan vagina Ria agar getaran suara geramanku merambat memberikan nikmat dahsyat pada vagina Ria.

Aku dan Ria, sama-sama sudah tak bercelana. Aku masih memakai kaosku, Ria dengan kaos lengan panjang dan masih mengenakan penutup kepalanya, berposisi bolak balik memberikan kenikmatan oral pada alat genital kami. Posisi 69 ini bertahan hingga 15 menit, dan Ria orgasme dan kemudian menyerah melepaskan penisku dan berguling ke sisiku. Nafasnya memburu, terengah sambil menciumi wajahku.

Duh, abang sayang Nikmat banget meqi gw lo jilatin, bang desahnya sambil terus menciumiku. Jilatannya sampai ke telingaku. Makasih ya Nikmaaat bangeth

Aku segera melepas kaos yang aku pakai hingga kini aku telanjang bulat. Lalu aku dan kaos yang Ria pakai. Aku tak pernah berani melepas kerudungnya, biar nanti dia yang membukanya sendiri karena disana banyak peniti dan jarum pentul.

Kami sama-sama telanjang, walau aku sudah telanjang bulat tapi Ria masih telanjang lonjong
Menatap wanita cantik yang setia menjadi partnerku luar dan dalam kantor dalam keadaan telanjang walau masih menyisakan kerudungnya.

Aku balas menciumi wajahnya, mencium dan menjilati apa pun yang bisa aku raih dengan bibir dan lidahku. Sampai ke telinganya, aku ciumi kerudungnya dan berbisik

Say makan dulu yuk Laperrr

Ria tertawa, tapi menurut untuk kemudian bangun dan menuju ke dapur mempersiapkan makan siangku. Masih dengan tubuh telanjang berkerudung, dia kembali dengan membawa piring dan bungkusan nasi padang lengkap dengan lauk pauknya serta segelas besar es teh manis. Juga tak lupa sebungkus besar gorengan kentang

Author: 

Related Posts

Comments are closed.